close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

Mengenal Lupus Eritematematosus Sistemik

Mengenal Lupus

Oleh : Dr. Anshari Saifuddin, SpPD – Eka Hospital Bekasi

Apa itu Lupus Eritematosus Sistemik (LES)
LES yang biasanya disebut sebagai lupus merupakan penyakit autoimun yang menyerang berbagai sistem organ di tubuh. 

Apa yang dimaksud dengan penyakit autoimun?
Penyakit autoimun adalah penyakit yang ditimbulkan akibat sistem kekebalan tubuh, yang seharusnya melindungi dan menyerang mikroorganisme dan benda asing lain yang masuk ke dalam tubuh kita, justru menyerang organ-organ didalam tubuh kita sendiri. 

Bagaimana gejala penyakit lupus? 
Gejala yang ditimbulkan lupus sangat bervariasi. Berikut adalah gejala lupus yang harus anda perhatikan: 
Persendian sering terasa sakit atau bengkak lebih dari 3 bulan. Jari tangan kaku atau tidak nyaman saat dingin. Menderita sariawan lebih dari 2 minggu. Mengalami kelainan darah seperti anemia atau trombositopenia. Ruam kemerahan di pipi berbentuk seperti kupu-kupu. Sering demam diatas 38oC dengan sebab tidak jelas. Mengalami nyeri dada selama beberapa hari saat menarik napas. Merasa sangat lelah dan lemas, bahkan setelah cukup istirahat. Kulit hipersensitif terhadap sinar matahari. Terdapat protein pada pemeriksaan urin. Mengalami serangan kejang. 

Jika anda menjawab “Ya” minimal 4 untuk poin-poin pernyataan diatas, maka anda kemungkinan terkena lupus. Konsultasikan ke dokter. 

Organ apa saja yang dapat diserang oleh lupus?
Pada dasarnya seluruh organ tubuh dapat diserang oleh lupus, sebab lupus adalah penyakit sistemik atau mempengaruhi keseluruhan tubuh penderita. Organ tubuh yang dapat diserang oleh penyakit lupus mulai dari kulit, otot dan sendi, sistem peredaran darah, ginjal, sistem saraf sampai paru dan jantung. 

Bagaimana cara mendiagnosis seseorang mengalami lupus?
Diagnosis ditegakkan oleh dokter berdasarkan anamnesis (gejala yang timbul dan riwayat pasien), kemudian pemeriksaan fisik dan didukung oleh pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah lengkap dan pemeriksaan antibodi.

Jika saya terkena lupus, apa yang harus saya lakukan? 
Ikuti arahan dan nasehat dari dokter anda. Kontrol teratur ke dokter. Pahami betul mengenai penyakit yang anda alami dan pengobatan yang akan anda laksanakan. 

Apakah lupus dapat disembuhkan? 
Lupus tidak dapat disembuhkan, sama seperti hipertensi dan diabetes melitus, namun dapat dikontrol/remisi. Jika keadaan remisi tercapai maka penyintas lupus dapat sehat dan menjalani aktivitas seperti orang pada umumnya

Bagaimana pola hidup yang harus saya lakukan jika saya terkena lupus?
Istirahat harus cukup, olahraga rutin 3-4x seminggu, 20-30 menit sehari, olahraga ringan seperti berenang, berjalan kaki, bersepeda dan senam ringan. Olahraga yang dilakukan disesuikan dengan aktivitas penyakit. 

Bagaimana nutrisi yang dianjutkan untuk penyintas lupus?
Nutrisi yang dianjurkan berupa nutrisi sehat seimbang dengan jumlah kalori, protein, lemak dan mikronutrien yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Konsultasikan dengan dokter anda.

Bagaimana jika saya ingin merencanakan kehamilan? 
Penyintas lupus dapat hamil, konsultasikan dengan dokter yang menangani anda, penggunaan obat lupus harus diatur sedemikian rupa sebab tidak semua obat lupus dapat digunakan selama hamil. Sebaiknya penyakit lupus sudah mengalami remisi minimal 6 bulan agar tidak terjadi komplikasi pada ibu dan janin.

Obat-obat apa saja yang digunakan oleh penyintas lupus? 
Obat yang digunakan merupakan obat-obat yang menekan sistem imun kita agar tidak bekerja secara berlebihan (imunosupresan), seperti golongan steroid, hidroksiklorokuin, mofetil mikofenolat, siklosporin, azatioprin, siklofosfamid, metotreksat. 

Hal apa saja yang harus saya hindari?
Hal-hal yang dapat menyebabkan kekambuhan lupus harus dihindari, seperti stress psikologis, kelelahan, paparan sinar matahari berlebih, minum obat tidak teratur.

Ditinjau Oleh

dr. Anshari Saifuddin Hasibuan, Sp.PD

Last Update : 22 Juli 2022

Ditinjau Oleh

dr. Anshari Saifuddin Hasibuan, Sp.PD

Last Update : 22 Juli 2022

Dokter Terkait

dr. Vidya Sari, Sp.PD

Penyakit Dalam

hospital EKA Hospital Cibubur

Informasi Terkait

Dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, Dip.TH

DR. Dr Andhika Rachman, SpPD, KHOM, FINASIM

dr. Barry Anggara Putra, SpPD

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo