close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

Gejala Penyakit Asam Lambung Yang DIwaspadai Dan Cara Mengatasinya

Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang memengaruhi cincin otot antara kerongkongan dan perut. Otot kerongkongan bagian bawah yang melemah menyebabkan kerongkongan tetap terbuka. Ini membuat asam lambung naik kembali ke kerongkongan. 

Penyakit asam lambung

Banyak orang mengalami naiknya asam lambung dari waktu ke waktu. Namun, ketika ini terjadi berulang kali atau lebih dari dua kali seminggu, kondisi tersebut menyebabkan GERD. Namun, GERD tidak sama dengan penyakit maag meskipun sama-sama ada gangguan pada lambung. Pada maag, asam lambung tidak naik ke kerongkongan, tetapi hanya di lambung saja. 

Kebanyakan orang dapat mengatasi penyakit asam lambung dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan. Beberapa orang mungkin memerlukan pembedahan untuk meredakan gejalanya meskipun ini jarang terjadi. Penyakit asam lambung mungkin tidak mematikan, tetapi jika diabaikan penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi serius. Oleh karena itu, pahami apa saja gejalanya, penyebabnya, dan pengobatannya.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Gejala GERD yang paling umum adalah heartburn atau sensasi terbakar di dada. Rasanya seperti nyeri dada terbakar yang dimulai dari belakang tulang dada dan bergerak ke atas ke leher dan tenggorokan. Makanan seperti masuk kembali ke mulut sehingga meninggalkan rasa asam atau pahit. Heartburn biasanya terjadi setelah makan, yang bisa lebih buruk di malam hari atau saat berbaring.

Gejala penyakit asam lambung lainnya adalah:

  • regurgitasi (naiknya asam ke tenggorokan dan mulut)
  • sakit perut bagian atas atau dada 
  • kesulitan menelan (disfagia)
  • sensasi benjolan di tenggorokan 
  • mual dan muntah
  • bau mulut
  • kesulitan bernapas

Heartburn dapat berlangsung selama 2 jam dan bisa memburuk setelah makan, berbaring atau membungkuk. Banyak orang merasa lebih baik jika mereka berdiri tegak atau minum antasida yang membersihkan asam dari kerongkongan.
Jika Anda mengalami refluks asam lambung malam hari, Anda mungkin juga mengalami:

  • Batuk terus menerus
  • Radang pita suara (laringitis)
  • Mendadak asma atau asma memburuk
  • Gangguan tidur

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Istilah "gastroesofageal" mengacu pada perut dan kerongkongan. Refluks berarti mengalir kembali. Refluks gastroesofagus adalah ketika apa yang ada di perut kembali ke kerongkongan.

Dalam pencernaan normal, otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) akan terbuka untuk memungkinkan makanan masuk ke perut Anda. Kemudian, otot LES menutup untuk menghentikan makanan dan cairan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan. Penyakit asam lambung terjadi ketika LES lemah, tidak bisa membuka dan menutup seperti seharusnya, yang membuat isi perut mengalir kembali ke kerongkongan.

Kemungkinan penyebab lainnya adalah:

  • Hernia hiatus Ini adalah saat bagian perut bergerak di atas diafragma menuju area dada. Diafragma yang terganggu dapat meningkatkan kemungkinan otot LES tidak dapat melakukan fungsinya dengan benar.
  • Sering makan dalam porsi besar. Hal ini dapat menyebabkan distensi bagian atas perut. Distensi ini berarti tidak ada cukup tekanan pada otot LES dan LES tidak menutup dengan benar.
  • Berbaring terlalu cepat setelah makan besar. Hal ini bisa memberi sedikit tekanan daripada yang dibutuhkan LES untuk berfungsi dengan baik.

Faktor Risiko Penyakit Asam Lambung

Kondisi di bawah ini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit asam lambung, yaitu:

  • Kegemukan
  • Hamil
  • Gangguan jaringan ikat, seperti skleroderma
  • Perut kosong terlalu lama

Faktor lainnya yang dapat memperburuk refluks asam lambung meliputi:

  • Merokok
  • Makan dalam porsi besar atau makan larut malam
  • Makan makanan tertentu (pemicu) seperti makanan berlemak atau gorengan
  • Minum minuman tertentu, seperti alkohol atau kopi
  • Minum obat-obatan tertentu, seperti aspirin

Kapan harus ke dokter?

Segera berobat ke dokter jika mengalami gejala penyakit asam lambung yang parah atau sering. Dokter akan mendiagnosis seberapa parah dari gejala yang ditimbulkan. Jika diperlukan, dokter akan memberikan obat untuk meredakan gejala yang muncul. Penyembuhan penyakit asam lambung ini juga perlu didukung oleh perubahan pola hidup sehat yang tepat.

Untuk perawatan lebih intensif dari dokter pengalaman, Anda bisa langsung datang ke Rumah Sakit Eka Hospital. Booking secara online dari aplikasi SehatQ untuk lebih mudah dapatkan pelayanan terbaik. Download aplikasi SehatQ secara gratis dari PlayStore dan AppStore sekarang.

  • Mayo Clinic https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940
    Diakses pada 21 September 2022
  • Web MD https://www.webmd.com/heartburn-gerd/reflux-disease-gerd-1
    Diakses pada 21 September 2022
  • Healthline https://www.healthline.com/health/gerd#causes
    Diakses pada 21 September 2022

Dokter Terkait

dr. Vidya Sari, Sp.PD

Penyakit Dalam

hospital EKA Hospital Cibubur

Informasi Terkait

Mengenal EUS, Gabungan Endoskopi dan Ultrasound untuk Hasil Pemeriksaan yang Lebih Detail

Prof. Dr. dr. Murdani Abdullah, Sp.PD, KGEH, FINASIM, FACG, FASGE

Dr. Suwendi, Sp.PD

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo