close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

Mengenal Chemoport Dan Alat Kemoterapi Kanker Lainnya

Kemoterapi menjadi pengobatan kanker yang sering digunakan. Prosedur medis ini menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Kira-kira menggunakan alat kemoterapi seperti apa dalam proses pengobatannya?

Ada beberapa prosedur kemoterapi kanker yang umum dilakukan oleh dokter. Mulai dari intravena, suntikan, tablet obat, krim hingga intraarterial.

Salah satu prosedur kemoterapi kanker yang sering dilakukan adalah intravena. Yakni menyalurkan cairan obat kemoterapi ke dalam pembuluh darah. Proses ini mirip dengan infus pada orang sakit.

alat kemoterapi kanker

Namun ada beberapa alat yang bisa digunakan untuk menyalurkan cairan obat kemoterapi ke pembuluh darah. Mulai dari chemoport, kanula, port implan (portacath) dan kateter vena sentral perifer (PICC).

Ketika alat-alat kemoterapi itu sudah terpasang maka obat-obat kemoterapi bisa dengan mudah dimasukkan melalui suntikan, infus dan pompa.

Chemoport atau Port Kemoterapi

Chemoport adalah alat bantu pasien kanker saat menjalani pengobatan kemoterapi. Alat ini  berupa wadah kecil terbuat dari logam atau plastik dengan segel karet di bagian atasnya yang kemudian terhubung langsung ke pembuluh vena besar. 

Fungsi alat ini untuk mempermudah memasukkan obat kemoterapi dan cairan intravena ke dalam aliran darah. Alat ini juga bisa digunakan pasien yang darahnya sering diambil sehingga tidak perlu disuntik berkali-kali saat darahnya diambil. Chemoport ini juga dapat mengurangi risiko iritasi dan infeksi kulit.

Meski dinilai lebih nyaman digunakan pasien dan memudahkan tenaga medis, namun ada efek samping yang bisa muncul dari pemakaian chemoport itu.

Antara lain: infeksi di tempat sayatan, penyumbatan pada kateter, adanya gumpalan darah akibat posisi kateter yang terletak di bawah kulit, dan kateter pindah posisi. Sehingga perawatan chemoport harus dilakukan untuk mengurangi infeksi dan komplikasi.

Chemoport dipasang melalui prosedur operasi. Anda akan lebih dulu diinfus agar rileks. Kemudian diberi anestesi lokal di daerah dada agar mati rasa karena port akan dipasang di dekat tulang selangka.

Dua sayatan kecil dibuat yakni di pangkal leher dan di bawah tulang selangka. Port akan dimasukkan ke sayatan di bawah tulang selangka dan kateter akan diperpanjang di bawah kulit. Sayatan kemudian ditutup perban agar tidak infeksi. Proses operasi ini memerlukan waktu 30 sampai 45 menit.

Kanula

Kanula atau tabung tipis dan pendek yang dimasukkan ke tubuh, biasanya ke pembuluh darah di lengan atau punggung tangan. Tabung yang sangat halus sehingga mudah masuk ke vena ini tujuannya untuk menambahkan atau mengurangi cairan.

Tabung ini yang nantinya digunakan untuk memberikan obat-obatan kemoterapi langsung ke pembuluh darah.

Selain obat-obatan, tabung ini digunakan untuk memberi makan, atau bisa digunakan untuk memberikan oksigen dengan memasangnya tepat di bawah hidung yang dihubungkan dengan masker.

Bisa juga disebut tabung drainase yang bisa digunakan untuk membantu mengalirkan cairan ekstra yang menumpuk setelah operasi atau karena penyumbatan tumor.

Untuk kasus penderita kanker, tabung itu bisa dimasukkan ke dalam perut untuk mengalirkan cairan ekstra yang menumpuk akibat kanker tertentu.

Port Implan atau Portacath

Port implan (portacath) adalah pilihan umum bagi penderita kanker. Port berbentuk drum kecil yang terbuat dari plastik dan logam dengan tabung tipis yang dimasukkan ke pembuluh darah besar.

Alat ini ditutupi dengan membran self-sealing (septum) yang terbuat dari silikon. 

Port implan biasanya dimasukkan ke pembuluh darah dengan lubang di lengan atau bawah kulit dada. Namun dengan jenis kanker tertentu, port mungkin ditempatkan di perut untuk memungkinkan obat diberikan ke area di mana tumor berada.

Untuk menggunakan port, seorang perawat memasukkan jarum khusus melalui kulit dan masuk ke dalam septum port. Port dapat dilepas saat perawatan selesai, atau dibiarkan di tempatnya selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Setelah port dimasukkan dan sayatan sudah sembuh, kulit di sekitarnya tidak memerlukan perawatan khusus. 

Ketika port digunakan untuk perawatan atau untuk mengambil darah, jarum khusus (jarum non-coring) digunakan untuk mengakses port melalui kulit. Ini akan sedikit sakit, karena jarum menembus kulit.

Saat tidak digunakan, port bisa dibersihkan sebulan sekali. Ini melibatkan penggunaan jarum non-coring khusus untuk mengakses port dan menyiram beberapa cairan melaluinya. Ini dilakukan agar port dan kateter di dalamnya tetap terbuka dan bersih jika akan digunakan lagi.

Kateter Vena Sentral Perifer (PICC)

Kateter vena sentral perifer (PICC) adalah tabung lunak yang ditempatkan ke dalam pembuluh darah (vena) di lengan yang kemudian disambungkan ke pembuluh darah di dada. Proses ini bisa dilakukan tanpa operasi.

PICC ini perlu dirawat dengan baik dan tidak boleh sampai basah. Bahkan kateter dan kulit di sekitarnya memerlukan perawatan khusus dan pembilasan secara teratur.

Selain berfungsi untuk memberikan obat-obatan kemoterapi, alat ini juga berfungsi untuk menyediakan transfusi darah dan trombosit pada pasien, mengambil sampel darah, dan sebagai medium untuk memberikan cairan intravena dan nutrisi parenteral.

Pengobatan kanker dengan kemoterapi bisa Anda dapatkan di rumah sakit yang memang memiliki pusat kemoterapi dan kanker terpadu seperti Eka Hospital. Melalui program unggulan bernama ETWCC: Eka Tjipta Widjaja Cancer Center sebagai pusat kanker terpadu.

ETWCC: Pusat Kanker Terpadu Eka Hospital

ETWCC sebagai pusat kanker terpadu memiliki tim dokter spesialis onkologi yang lengkap dari berbagai subspesialis antara lain dokter bedah onkologi, onkologi medis, onkologi kandungan, onkologi anak hingga onkologi urologi. Teknologi baru dan unggulan yang dipakai Eka Hospital dalam menangani kanker salah satunya IORT atau Intra Operative Radiation Therapy.

Teknologi ini membuat pasien mendapatkan terapi radiasi sesaat setelah sel kanker diangkat. Tujuannya untuk mencegah sel kanker menyebar lagi ke tempat lain. Fasilitas canggih lainnya yang dipakai adalah PET-SCAN.

Pusat Kanker Eka Hospital juga menjadi rumah kedua bagi pasien kanker dengan adanya sebuah ruang interaksi komunitas. Para penyintas kanker bisa saling bertemu dan berbagi pengalaman saat menjalani pengobatan kanker.

Tentunya mereka juga didampingi dokter spesialis yang siap siaga. Untuk komunitas kanker baru ada di Eka Hospital Cibubur dan Eka Hospital BSD.

Menariknya lagi, Eka Hospital menawarkan harga terjangkau untuk pengobatan kanker meski dengan alat dan teknologi yang canggih. Eka Hospital bahkan memberikan diskon sebesar 5% untuk kemoterapi dan potongan sampai 50% untuk memeriksakan kanker sejak dini.

Pusat kanker terpadu yang dipimpin DR. dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B (K) Onk., M.Epid., MARS memiliki keyakinan setiap pasien kanker bisa sembuh dengan nilai harapan yang tinggi apabila ditangani dengan segera dan mendapatkan dukungan medis yang baik.


Jika Anda ingin melakukan pengobatan kemoterapi atau mengakses layanan pusat kanker terpadu, Eka Hospital bisa dikunjungi di beberapa daerah mulai dari BSD, Bekasi, Cibubur hingga Pekanbaru.

  • Healthline. https://www.healthline.com/health/chemotherapy#procedure
    Diakses pada 14 November 2022
  • WebMD. https://www.webmd.com/cancer/what-is-chemo-port
    Diakses pada 14 November 2022
  • Medline Plus. https://medlineplus.gov/cancerchemotherapy.html
    Diakses pada 14 November 2022
  • Cancer. https://www.cancer.org/treatment/treatments-and-side-effects/planning-managing/tubes-lines-ports-catheters.html
    Diakses pada 14 November 2022
  • Cancer. https://www.cancer.net/navigating-cancer-care/how-cancer-treated/chemotherapy/catheters-and-ports-cancer-treatment
    Diakses pada 14 November 2022

Dokter Terkait

dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A(K)

Anak

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Budi Harapan Siregar, Sp.B (K)Onk

Bedah Onkologi

hospital EKA Hospital Bekasi

Informasi Terkait

Peran Dokter Spesialis Onkologi dalam Menangani Kanker

Mengenal Bedah Onkologi untuk Menangani Kanker

Dr. Febriyanto Kurniawan, Sp.B (K) Onk

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo