close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

11 Gejala Penyakit Jantung Yang Perlu Diwaspadai

Penyakit jantung menggambarkan kondisi yang mempengaruhi jantung. Penyakit jantung dapat meliputi penyakit arteri koroner, aritmia atau detak jantung tidak teratur, cacat jantung bawaan, penyakit otot jantung, dan penyakit katup jantung.

Gejala Penyakit Jantung

Gejala Penyakit Jantung

Meskipun masih muda dan merasa sehat, Anda sebaiknya waspada terhadap gejala penyakit jantung pada tubuh. Pencegahan selalu lebih baik daripada terlambat dalam pengobatan. Oleh karena itu, waspadai sejumlah gejala penyakit jantung berikut ini:

1. Rasa tidak nyaman di dada
Ini adalah gejala penyakit jantung yang paling umum. Jika Anda memiliki arteri yang tersumbat atau mengalami serangan jantung, Anda mungkin merasakan nyeri, sesak, atau rasa tertekan di dada. Rasa tidak nyaman ini seperti dicubit, ada sensasi terbakar, atau seperti ada gajah duduk di atas dada Anda.

Rasa tidak nyaman ini berlangsung selama beberapa menit. Gejala ini dapat muncul ketika Anda sedang beristirahat atau ketika Anda melakukan aktivitas fisik. Rasa sesak di dada yang singkat atau terasa semakin sakit ketika disentuh atau ditekan kemungkinan bukan masalah pada jantung. Namun, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter. Apalagi pada wanita, rasa tidak nyaman di dada bisa tidak terasa.

2. Mual, gangguan pencernaan, mulas, atau sakit perut
Beberapa orang memiliki gejala ini selama serangan jantung dan bahkan sampai muntah. Sakit perut memang bisa terjadi karena berbagai sebab yang tidak berhubungan dengan jantung. Namun, perlu disadari bahwa gejala ini bisa saja terjadi. 
Jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung (seperti obesitas, diabetes, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi) dan mengalami gejala sakit perut, segera periksakan diri ke dokter. Apalagi jika Anda juga mengalami gejala penyakit jantung lainnya.

3. Nyeri yang menyebar ke lengan
Selain nyeri dada, rasa nyeri yang menjalar ke sisi kiri tubuh adalah gejala klasik penyakit jantung. Rasa nyeri ini dimulai dari dada yang menyebar ke lengan dan bagian tubuh sebelah kiri. Maka dari itu, jangan remehkan rasa nyeri ini karena bisa saja Anda mengalami serangan jantung.

Gejala Penyakit Jantung

4. Merasa pusing atau pening
Banyak hal yang bisa membuat Anda kehilangan keseimbangan atau merasa pingsan sesaat. Misalnya, Anda tidak cukup makan atau minum atau Anda berdiri terlalu cepat. Jika Anda tiba-tiba merasa goyah dan mengalami ketidaknyamanan di dada atau sesak napas, segera hubungi dokter. Kondisi ini bisa berarti tekanan darah Anda turun karena jantung Anda tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.

5. Sakit tenggorokan atau rahang
Sakit tenggorokan atau rahang kemungkinan besar disebabkan oleh masalah otot, pilek, atau sinus. Namun, Anda harus mewaspadai gejala ini mungkin ada hubungannya dengan jantung Anda. Ini terutama jika Anda mengalami rasa sakit atau rasa tertekan di bagian tengah dada yang menyebar ke tenggorokan atau rahang, ini bisa menjadi tanda serangan jantung.

6. Mudah lelah
Jika Anda tiba-tiba merasa kelelahan atau terengah-engah setelah melakukan sesuatu yang sebelumnya biasa saja bagi Anda, segera hubungi dokter. Perubahan yang signifikan ini bisa menjadi tanda ada masalah pada jantung Anda. Kelelahan ekstrem dan tidak dapat dijelaskan, yang bisa berlangsung selama berhari-hari, dapat menjadi gejala penyakit jantung. Gejala ini harus diwaspadai terutama bagi wanita.

7. Mendengkur
Mendengkur saat tidur adalah hal yang normal. Namun, Anda harus waspada ketika dengkurannya keras dengan suara tidak biasa, seperti terengah-engah atau tersedak. Ini bisa menjadi tanda sleep apnea, yaitu gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang terhenti sementara selama beberapa kali selama tidur. Kondisi ini memberi tekanan ekstra pada jantung Anda yang bisa memicu serangan jantung.

8. Berkeringat
Berkeringat setelah melakukan aktivitas atau saat cuaca panas merupakan hal yang normal. Namun, ketika Anda berkeringat dingin tanpa sebab yang jelas, ini bisa menandakan serangan jantung. Jika gejala ini muncul bersamaan dengan gejala penyakit jantung lainnya, segera temui dokter. Namun, saat dalam kondisi seperti ini hindari pergi ke rumah sakit dengan menyetir sendiri.

9. Batuk yang tidak berhenti
Dalam kebanyakan kasus, batuk yang tidak berhenti bukan gejala penyakit jantung. Jika Anda memiliki penyakit jantung atau Anda berisiko memiliki penyakit jantung, jangan abaikan gejala ini. Apalagi jika Anda mengalami batuk berkepanjangan dan mengeluarkan lendir berwarna putih atau merah muda, ini bisa menjadi tanda gagal jantung. Kondisi tersebut terjadi ketika jantung tidak dapat bekerja maksimal sehingga darah bocor kembali ke paru-paru.

10. Bengkak di betis, kaki, dan pergelangan kaki
Bengkak di kaki bisa menjadi tanda bahwa jantung Anda tidak memompa darah seperti seharusnya. Saat jantung tidak dapat memompa cukup cepat, darah kembali ke pembuluh darah dan menyebabkan cairan menumpuk di kaki. Gagal jantung juga dapat mempersulit ginjal untuk mengeluarkan air dan natrium ekstra dari tubuh sehingga cairan menumpuk di tubuh, termasuk kaki.

11. Detak jantung tidak teratur
Ketika gugup atau sangat bersemangat, wajar jika Anda merasa jantung Anda berdegup kencang. Namun, waspadai jika Anda merasa jantung Anda berdetak tidak teratur, terlalu cepat atau terlalu lambat lebih dari beberapa detik atau kondisi ini sering terjadi.
Kondisi ini dalam banyak kasus disebabkan oleh sesuatu yang mudah diobati, seperti terlalu banyak kafein atau kurang tidur. Namun, gejala ini juga bisa menjadi tanda fibrilasi atrium, yaitu gangguan irama jantung yang ditandai denyut jantung tak beraturan dan cepat.

MYcardia Eka Hospital

Periksakan gejala dan gangguan jantung Anda di Mycardia Eka Hospital. Ini adalah unit pelayanan jantung dan pembuluh darah atau unit kardiovaskuler yang menawarkan layanan lengkap untuk berbagai kasus gangguan jantung dan pembuluh darah.

MYcardia pusat penanganan aritmia yang cepat dengan fasilitas pemeriksaan listrik jantung dan tindakan kateter ablasi. Pusat unggulan milik Eka Hospital satu ini bahkan sudah melakukan lebih dari 100 tindakan ablasi jantung setiap tahunnya serta akan memiliki teknologi Cryo Ablation AF di tahun 2022.

Melalui teknologi ini, durasi tindakan ablasi dapat dipersingkat menjadi 1-2 jam saja sementara tindakan dengan radiofrekuensi memakan waktu lebih lama, yakni 4-5 jam. Jika Anda ingin memasang alat pacu jantung di Eka Hospital, biayanya mulai dari Rp120 juta. Sementara itu, tindakan ablasi jantung mulai dari Rp108 juta sampai Rp180 juta.

Berikut ini fasilitas unggulan di MYcardia Eka Hospital dalam mendiagnosis jantung:

  • X-Ray
  • Electrocardiography (ECG)
  • Treadmill
  • Echocardiography (Echo)
  • Transesophageal Echocardiogram (TEE)
  • Holter Monitoring
  • Multi Slice Computed Tomography (MSCT Cardiac)
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI Cardiac)
  • Catheterization Laboratory (Cath-Lab)
  • Electrophysiology Study & Cardiac Ablation Laboratory

Pusat Aritmia Jantung Eka Hospital didukung oleh 5 dokter profesional, antara lain:

1. DR. dr. M. Yamin, Sp.JP(K), FACC, FSCAI
DR. dr. M. Yamin, Sp.JP(K), FACC, FSCAI merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi di Eka Hospital BSD. Beliau lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Syah Kuala, Aceh, Indonesia. Kemudian melanjutkan pendidikannya sebagai dokter spesialis di Universitas Indonesia. Lanjut lagi pendidikan untuk gelar Ph.D in Cardiac Pacing and Resynchronization Therapy di Universitas Indonesia.
Dr. M. Yamin mempunyai keahlian melakukan pemasangan alat pacu jantung (pacemaker), Kateterisasi jantung (pemasangan ring jantung di pembuluh darah jantung) dengan teknologi IVUS. Beliau sangat berpengalaman menangani pasien penderita jantung koroner. Dr. M. Yamin juga pernah menjadi konsultan dokter jantung Kepresidenan RI.

2. dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA
dr. Ignatius Yansen NG., Sp.JP (K), FIHA adalah dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah serta Konsultan Kardiologi Intervensi dan Konsultan Aritmia Elektrofisiologi di Rumah Sakit Eka Hospital BSD. Beliau menempuh pendidikan kedokteran umum dan spesialisasinya sebagai Cardiologist di Universitas Indonesia. Pengalamannya mengikuti berbagai program dan fellowship juga sangat banyak baik nasional maupun internasional.
dr. Yansen sebagai ahli aritmia jantung, dia sudah sangat berpengalaman menangani lebih dari 250 kasus ablasi jantung aritmia dalam setahun. Beliau juga menjadi Proctor untuk pemasangan pacu jantung permanen di Indonesia.

3. dr. Daniel Tanubudi, Sp.JP, (K)
dr. Daniel Tanubudi, Sp.JP, FIHA merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Eka Hospital BSD. Beliau menempuh Pendidikan Kedokteran di Universitas Padjadjaran. Kemudian melanjutkan pendidikan sebagai Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Universitas Indonesia.
dr. Daniel Tanubudi termasuk di dalam tim bengkel jantung untuk menyembuhkan aritmia di Eka Hospital. Bengkel jantung merupakan pusat penanganan aritmia yang cepat dengan fasilitas pemeriksaan listrik jantung dan tindakan kateter ablasi. Setidaknya ada 100 tindakan ablasi jantung setiap tahunnya.

4. dr. Haryadi, Sp.JP (K), FIHA
dr. Haryadi, Sp.JP (K) EP, FIHA adalah Dokter Spesialis Jantung di Eka Hospital Pekanbaru. Beliau satu-satunya dokter konsultan aritmia di Riau. Pendidikan kedokteran yang pernah ditempuh dr. Haryadi di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang. Kemudian melanjutkan pendidikan sebagai dokter spesialis Jantung di Universitas Indonesia. Di kampus yang sama, beliau juga menekuni bidang Electrophysiology.
dr. Haryadi berpengalaman menangani aritmia jantung. Dalam pengobatannya, beliau memiliki kompetensi dalam pemasangan pacemaker, pemasangan alat pacu jantung permanen hingga melakukan service pacemaker untuk memastikan alatnya berjalan sesuai fungsi.

5. dr. Simon Salim, Sp.PD - KKV, Mkes, AIFO, FINASIM, FACP, FICA
Dr. Simon Salim, Sp.PD - KKV, Mkes, AIFO, FINASIM, FACP, FICA merupakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Kardiovaskular. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam di sana.
dr. Simon Salim memiliki keahlian dalam pemasangan ring jantung (stent) dan alat pacu jantung permanen. Beliau juga berpengalaman menangani rehabilitasi post operasi jantung.

Diskusikan lebih lanjut mengenai gejala dan pengobatan penyakit jantung dengan dokter spesialis jantung dari Eka Hospital lewat aplikasi kesehatan SehatQ. Caranya dengan download aplikasi SehatQ di Google Store atau Apple Store.

  • Web MD https://www.webmd.com/heart-disease/features/never-ignore-symptoms
    Diakses pada 20 September 2022
  • Mayo Clinic https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118
    Diakses pada 20 September 2022

Dokter Terkait

dr. Dedy Lizal, Sp.JP

Jantung & Pembuluh Darah

hospital EKA Hospital Bekasi

dr. Taofan, Sp.JP (K), FIHA, FICA, FAsCC, FSCAI

Kardiologi Intervensi

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Ika Komar Dhanudibroto, Sp.JP (K)

Kardiologi Intervensi

hospital EKA Hospital Bekasi

Informasi Terkait

Prosedur Pemasangan Ring Jantung dan Risikonya

Mengenal Studi Elektrofisiologi

11 Ciri-ciri Penyakit Jantung yang Harus Anda Waspadai

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo