close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

7 Kelompok Makanan Untuk Penderita Diabetes Yang Aman Dikonsumsi

Memilih makanan yang tepat untuk dikonsumsi merupakan hal penting bagi penderita diabetes. Selain obat-obatan, asupan makanan yang baik dapat membuat kadar gula darah tetap stabil dan normal. Pasalnya, tubuh penderita diabetes sudah tidak sensitif terhadap insulin atau bahkan tidak mampu menghasilkan insulin untuk mengolah asupan gula yang masuk.

makanan untuk penderita diabetes

Karena itu, menjaga asupan makanan akan membuat nutrisi lebih terkontrol agar penderitanya terhindari dari komplikasi penyakit atau kondisi yang lebih parah. Di samping itu, memilih makanan yang tepat saat sudah terdiagnosis diabetes membuat Anda bisa hidup lebih sehat.

Pilihan Makanan Penderita Diabetes

Makanan untuk penderita diabetes tentu harus yang bergizi, mulai dari karbohidrat yang sehat, makanan kaya serat, hingga lemak baik. Berikut ini makanan yang baik dan aman untuk penderita diabetes, sekaligus makanan yang sebaiknya dihindari.

1. Karbohidrat
Makanan untuk penderita diabetes salah satunya adalah karbohidrat sebagai sumber energi. Selama proses mencerna makanan, gula (karbohidrat sederhana) dan pati (karbohidrat kompleks) dipecah menjadi glukosa atau gula darah. Agar gula darah terkontrol, bijaklah memilih karbohidrat yang sehat. Pilihan terbaik adalah: 

  • biji-bijian utuh (beras merah, oatmeal, quinoa, milet, amaranth atau biji bayam)
  • ubi jalar panggang
  • makanan yang dibuat dengan biji-bijian utuh dan tanpa (atau sangat sedikit) tambahan gula
  • Karbohidrat yang harus dihindari:
  • biji-bijian olahan (roti putih, pasta, nasi putih)
  • sereal dengan sedikit biji-bijian dan banyak gula (selalu cek label nutrisi saat membeli sereal dan pastikan rendah gula)
  • kentang goreng

Biji-bijian olahan sangat rendah serat sehingga dapat meningkatkan kadar gua darah lebih cepat daripada biji-bijian utuh. Dalam sebuah ulasan penelitian The American Journal of Clinical Nutrition, nasi dari biji-bijian utuh secara signifikan lebih efektif dalam menstabilkan gula darah daripada nasi putih.

2. Sayuran
Sayuran hijau sangat bergizi dan rendah kalori. Makanan ini kaya akan vitamin C dan antioksidan yang melindungi kesehatan jantung dan mata Anda. Sayuran hijau termasuk rendah karbohidrat sehingga tidak berpengaruh pada kadar gula darah secara signifikan. Sayuran terbaik adalah:

  • Sayuran hijau seperti kale, bayam, dan arugula. Iceberg lettuce atau selada bokor tidak begitu bagus karena rendah nutrisi. 
  • Sayuran segar sebaiknya dimakan mentah, dikukus ringan, atau dipanggang (roast atau grill). 
  • Sayuran beku polos yang dikukus sebentar dan sayuran kaleng rendah sodium atau tanpa garam juga aman dikonsumsi.

Makanan untuk penderita diabetes lainnya adalah brokoli. Sebuah  jurnal Science Translational Medicine menemukan bahwa mengonsumsi brokoli menyebabkan penurunan glukosa darah pada penderita diabetes. Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh sulforaphane, bahan kimia dalam sayuran seperti brokoli dan kecambah.

Selain hijau tua, pilih sayuran berbagai warna lainnya, seperti merah atau oranye (wortel atau paprika merah), putih (bawang), dan bahkan ungu (terong). Direkomendasikan untuk mengonsumsi 2,5 cangkir sayuran per hari.
Meskipun sayuran adalah makanan yang baik, hindari makanan ini untuk penderita diabetes:

  • Sayuran kaleng dengan banyak tambahan natrium
  • Sayuran dimasak dengan banyak tambahan mentega, keju, atau saus
  • Pickle dan asinan kubis jika Anda perlu membatasi natrium karena memiliki tekanan darah tinggi

3. Buah-buahan
Buah-buahan mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk tubuh. Sebagian besar buah-buahan secara alami rendah lemak dan natrium, meskipun cenderung memiliki lebih banyak karbohidrat daripada sayuran. Makanan terbaik untuk penderita diabetes adalah:

  • Buah segar
  • Buah beku biasa atau buah kalengan tanpa tambahan gula
  • Selai tanpa pengawet yang bebas gula atau rendah gula

Salah satu buah yang aman dikonsumsi penderita diabetes adalah alpukat. Alpukat mengandung kurang dari 1 gram gula, sedikit karbohidrat, tinggi serat, dan lemak sehat.

Konsumsi alpukat berkaitan dengan peningkatan kualitas pola makan secara keseluruhan dan secara signifikan menurunkan berat badan dan indeks massa tubuh (BMI). Maka, alpukat merupakan camilan sehat untuk penderita diabetes, terutama karena obesitas meningkatkan kemungkinan terkena diabetes.

Selain itu, alpukat mungkin memiliki sifat khusus mencegah diabetes. Sebuah studi tahun 2019 pada tikus menemukan bahwa avocatin B (AvoB), molekul lemak yang hanya ditemukan dalam alpukat, menghambat oksidasi tidak lengkap pada otot rangka dan pankreas, yang mengurangi resistensi insulin. Namun, perlu penelitian lebih lanjut pada manusia untuk mengetahui secara jelas hubungan alpukat dan pencegahan diabetes.

Buah yang sebaiknya dihindari adalah:

  • Buah kalengan dengan sirup gula kental
  • Fruit roll atau buah gulung
  • Selai buah-buahan, seperti selai biasa, jelly, preserves (kecuali porsinya yang sangat sedikit)
  • Saus apel manis
  • Fruit punch, minuman buah, jus buah (jus buah mengandung semua karbohidrat dan gula dalam buah segar, tetapi kurang serat untuk menstabilkan gula darah)

4. Protein
Ada banyak pilihan protein yang aman untuk penderita diabetes, seperti daging sapi, ayam, ikan,  kalkun, makanan laut, kacang-kacangan, keju, telur, kacang-kacangan, dan tahu. Protein terbaik seperti yang dicantumkan American Diabetes Association sebagai opsi teratas adalah:

  • Protein nabati seperti polong-polongan, kacang-kacangan, biji-bijian, atau tahu
  • Ikan dan makanan laut
  • Ayam dan unggas lainnya (pilih daging dada jika memungkinkan)
  • Telur dan produk susu rendah lemak

Jika Anda makan daging, jaga agar tetap rendah lemak dan buang kulit pada daging unggas. Cobalah untuk memasukkan beberapa protein nabati dari polong-polongan, kacang-kacangan, atau tahu, bahkan jika Anda bukan seorang vegetarian atau vegan. Anda akan mendapatkan nutrisi dan serat yang tidak ada dalam produk hewani.

Protein yang sebaiknya dihindari: 

  • Daging goreng
  • Potongan daging tinggi lemak, seperti iga
  • Daging yang diproses, seperti bacon babi, hot dog, salami (mengandung tinggi natrium dan pengawet)
  • Keju biasa
  • Unggas dengan kulit 
  • Ikan goreng 
  • Tahu goreng 
  • Polong-polongan dengan lemak babi

5. Susu dan Produk Olahan Susu
Susu dan produk olahan susu juga merupakan makanan yang baik untuk penderita diabetes, tetapi pilih yang rendah lemak. Susu yang aman dikonsumsi untuk penderita diabetes adalah:

  • Susu skim (susu tanpa lemak)
  • Yogurt rendah lemak 
  • Keju cottage rendah lemak 
  • Krim asam rendah lemak atau tanpa lemak

Pilihan lainnya adalah greek yogurt. Sebuah studi jangka panjang dalam jurnal BMC Medicine yang melibatkan lebih dari 100.000 peserta menemukan bahwa satu porsi yogurt setiap hari berkaitan dengan risiko yang lebih rendah 18 persen terkena diabetes tipe 2.

Studi lainnya dalam International Journal of Obesity menunjukkan bahwa yogurt dan produk olahan susu lainnya dapat menyebabkan penurunan berat badan dan peningkatan komposisi tubuh pada orang dengan diabetes tipe 2. 

Tingginya kadar kalsium, protein, dan jenis lemak khusus yang disebut asam linoleat terkonjugasi (CLA) yang ditemukan dalam yogurt dapat membantu Anda kenyang lebih lama. Terlebih lagi greek yogurt hanya mengandung 6—8 gram karbohidrat per porsi, yang lebih rendah daripada yogurt konvensional.

Greek yogurt juga lebih tinggi proteinnya, yang dapat meningkatkan penurunan berat badan dengan mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan kalori.

Meskipun susu dan produk olahannya bermanfaat, sebaiknya hindari:

  • Susu murni
  • Yogurt biasa
  • Keju cottage biasa
  • Krim asam biasa
  • Es krim 
  • Krim half-and-half (campuran susu murni dan krim)

6. Lemak dan Minyak
Lemak dan minyak mungkin sulit untuk dihindari dalam menu makanan Anda. Namun, makan terlalu banyak lemak dan minyak membuat berat badan Anda bertambah sehingga lebih sulit untuk mengelola diabetes Anda. Lemak yang baik dapat menurunkan kadar kolesterol, tetapi jaga porsinya tetap sedikit karena semua lemak tinggi kalori. Pilihan terbaiknya adalah:

  • Sumber alami lemak nabati, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, atau alpukat 
  • Makanan yang mengandung asam lemak omega-3, seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel 
  • Minyak nabati, seperti kanola, biji anggur, minyak zaitun, minyak kacang

Yang sebaiknya dihindari adalah:

  • Makanan apa pun dengan lemak trans di dalamnya, seperti makanan ringan olahan, makanan yang dipanggang, makanan yang digoreng (keripik kentang, kentang goreng, stik keju mozarella), mentega putih (shortening), dan margarin padat (stick margarine). Lemak trans termasuk salah satu jenis lemak jenuh dan ini buruk untuk jantung Anda. Periksa daftar bahan apapun yang "terhidrogenasi sebagian", bahkan jika labelnya mengatakan mengandung 0 gram lemak trans.
  • Sebagian besar lemak jenuh terutama yang berasal dari produk hewani, seperti produk susu tinggi lemak, mentega, daging sapi, hot dog, sosis, dan bacon, termasuk minyak kelapa dan minyak sawit. Tanyakan kepada dokter Anda berapa batas yang harus Anda konsumsi, terutama jika Anda memiliki penyakit jantung dan juga diabetes.

7. Minuman
Minuman favorit Anda mungkin mengandung lebih banyak kalori, gula, garam, atau lemak daripada yang Anda harapkan. Baca label kemasannya sehingga Anda tahu apa yang ada dalam satu porsinya. Minuman yang baik untuk penderita diabetes adalah:

  • Air putih tanpa rasa atau sparkling water dengan tambahan rasa
  • Teh tanpa pemanis dengan atau tanpa seiris lemon
  • Bir ringan, anggur dalam porsi sedikit, atau minuman campuran nonbuah
  • Kopi hitam atau dengan tambahan susu rendah lemak dan pengganti gula

Minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi adalah:

  • Soda
  • Bir, minuman campuran buah, dessert wine (anggur manis yang disajikan dengan makanan penutup)
  • Teh manis
  • Kopi dengan gula dan krim
  • Kopi dengan tambahan rasa dan minuman cokelat
  • Minuman berenergi
  • Alkohol (dapat meningkatkan risiko gula darah rendah, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong)

Untuk mendapatkan saran makanan yang lebih baik, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis endokrin metabolik diabetes. Dapatkan layanan terbaik dari dokter dan tenaga medis di Diabetes Connection Care Eka Hospital.

Diabetes Connection Care Eka Hospital

Diabetes Connection Care adalah pusat layanan yang memiliki tatalaksana penanganan diabetes dan perawatan kaki diabetes yang komprehensif. Pusat diabetes terpadu ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE, seorang guru besar dan ahli endokrin metabolik diabetes. Prof. Sidartawan mempunyai tim dokter terbaik dengan memadukan keahlian dokter spesialis konsultan diabetes endokrinologi dengan dokter konsultan bedah vaskular yang bertujuan mengendalikan gula darah, mengontrol infeksi dengan melakukan perawatan luka dan memperbaiki pembuluh darah.

DCC ini berkolaborasi dengan banyak dokter spesialis dari beragam multidisiplin, antara lain: dokter spesialis saraf, jantung, ginjal, mata, gizi klinik, rehabilitasi medik, ortopedi, psikolog dan lainnya. Tujuannya agar penyakit Anda bisa ditangani dengan baik dari ahlinya. 
Selain bekerja sama dengan tim dokter spesialis multidisiplin, Diabetes Connection Care juga memiliki peralatan lengkap untuk mendeteksi komplikasi diabetes terhadap mata, jantung, saraf dan pembuluh darah kaki.

Diabetes Connection Care dapat meminimalisir tindakan amputasi bagi penderita luka kaki diabetes karena ditangani oleh dokter ahli berpengalaman.

Berikut ini beberapa fasilitas yang dimiliki Diabetes Connection Care Eka Hospital, antara lain:

  • Diabetic Neuropathy Examination
  • Kamera Retina dengan Intelegensi Artifisial (AI)
  • Ankle Brachial Index (ABI) Doppler
  • HbA1c Point of Care Testing
  • Elektrokardiografi
  • Treatment chair

Tim dokter terbaik yang dimiliki Diabetes Connection Care Eka Hospital, yakni:

1. Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD-KEMD, FACE, FINASIM
Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD-KEMD, FACE, FINASIM adalah guru besar dan dokter spesialis endokrin metabolik diabetes. Beliau merupakan alumni Universitas Indonesia untuk pendidikan dokter umum, spesialis penyakit dalam hingga menjadi konsultan endokrinologi. Beliau sangat peduli dengan diabetes hingga mendirikan pusat perawatan diabetes, mendapatkan penghargaan Lifetime Achievement Award for Diabetes Care dari India dan tentunya kerap menjadi tamu kehormatan di acara bertema diabetes. Beliau juga pernah menjadi ketua umum Pengurus Besar Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) selama 2 periode. Salah satu prestasinya adalah mengembangkan algoritma dan standar pelayanan di Diabetes Connection Care dengan spesialisasi lain untuk penanganan penderita diabetes lebih baik.

2. DR. Dr. Indra Wijaya, Sp.PD - KEMD, M.Kes, FINASIM
DR. Dr. Indra Wijaya, Sp.PD - KEMD, M.Kes, FINASIM adalah dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin, metabolik dan diabetes di Eka Hospital BSD. Beliau mendapatkan gelar Doctor of Endocrinology dari Universitas Hasanuddin Makassar dan Specialist 2 of Endocrinology dari Universitas Indonesia. Sebelumnya, beliau mendapatkan gelar dokter umum di Universitas Padjajaran Bandung, dokter spesialis di Universitas Indonesia dan Graduated of Pharmacology di Universitas Padjajaran Bandung.

3. dr. Dicky Levenus Tahapary, SpPD, PhD, FINASIM
dr. Dicky Levenus Tahapary, Sp.PD-KEMD, PhD adakah dokter spesialis penyakit dalam di Eka Hospital BSD. Beliau mendapatkan gelar dokter umum dan spesialis di Universitas Indonesia. Baru kemudian menempuh pendidikan PhD di Leiden University Medical Centre, Belanda.

4. dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD
dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD adalah dokter spesialis penyakit dalam di Eka Hospital BSD. Beliau mendapatkan gelar dokter umum dan spesialisnya di Universitas Indonesia. Beliau juga kerap mengikuti kegiatan untuk menunjang profesinya seperti Program Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan Ultrasonografi dan 9th Pisa International Diabetes Foot Course.

5. dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, Dip.TH
dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, Dip.TH merupakan dokter spesialis penyakit dalam di Eka Hospital BSD. Beliau sering melakukan perawatan pada penyakit akut dan kronis orang dewasa. Beliau membangun komunitas pasien diabetes yakni Sobat Diabet. Riwayat pendidikannya, beliau mendapatkan gelar dokter umum dan spesialis di Universitas Indonesia. Beliau aktif mengikuti pelatihan di dalam maupun luar negeri. Beragam penghargaan juga kerap diterima salah satunya Scholarship awardee Temasek Foundation for education and training at National University Cancer Institute, NUS di Singapura.

Anda bisa kunjungi Eka Hospital yang tersebar di beberapa daerah seperti BSD City, Cibubur, Bekasi dan Pekanbaru.

Jika Anda membutuhkan perawatan luka kaki diabetes dengan dokter spesialis di Eka Hospital bisa buat janji melalui layanan WhatsApp Eka Hospital 0-8888-90-5555 atau lewat aplikasi kesehatan SehatQ. Caranya dengan download aplikasi SehatQ di Google Store atau Apple Store.

  • Web MD https://www.webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods
    Diakses pada 20 September 2022
  • Healthline https://www.healthline.com/nutrition/16-best-foods-for-diabetics#foods-to-avoid
    Diakses pada 20 September 2022
  • Mayo Clinic https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-diet/art-20044295
    Diakses pada 20 September 2022

Dokter Terkait

dr. Felix Firyanto Widjaja, Sp.PD

Penyakit Dalam

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Saiful Anam, Sp.PD, M.Sc, FINASIM

Penyakit Dalam

hospital EKA Hospital Pekanbaru

dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD

Penyakit Dalam

hospital EKA Hospital BSD

Informasi Terkait

Peran Keluarga Terhadap Penyandang Diabetes

Menjelang Libur Lebaran, Simak Persiapan Travelling bagi Diabetesi

6 cara Merawat Luka Diabetes agar Cepat Kering

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo